4 Hal Terkait Pajak Pekerja Lepas yang Wajib Diketahui Freelancer

  • Whatsapp
4-Hal-Terkait-Pajak-Pekerja-Lepas-yang-Wajib-Diketahui-Freelancer
Foto dari Canva.com Photos Unlimited

Sebagai warga negara yang taat, Anda diwajibkan untuk bayar pajak, khususnya pajak penghasilan. Pajak ini berlaku secara keseluruhan bagi yang memiliki penghasilan sendiri, termasuk bagi para pekerja lepas atau freelancer. Pajak pekerja lepas diatur khusus, berbeda dengan pajak penghasilan lainnya.

Hal Khusus Terkait Pajak bagi Para Freelancer

Dikarenakan penghasilannya yang kadang tak tetap setiap bulannya, tentu penghitungan pajak penghasilan para freelancer berbeda dengan pajak penghasilan biasanya. Agar Anda yang bekerja sebagai freelancer tak kebingungan, simak dulu hal khusus terkait pajak freelancer berikut ini.

Read More

1. Penghasilan Kena Pajak bagi Pekerja Lepas

Perlu diketahui bahwa tak semuanya pekerja lepas akan diwajibkan untuk membayar PPh 21 atau pajak penghasilan. Pekerja lepas yang diwajibkan untuk membayar pajak penghasilan hanyalah mereka yang penghasilan setiap harinya sudah melebihi 450 ribu. Jika belum mencapai nominal tersebut, maka pekerja lepas tersebut dibebaskan dari pajak penghasilan.

2. Bisa Menghitung Sendiri Pajak Penghasilannya

Para freelancer atau pekerja lepas diberi kebebasan dalam menghitung PPh 21 atau pajak penghasilannya. Jadi perhitungan pajak ini didasarkan pada norma kejujuran saja atau self assessment, dengan berpatokan pada Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN).

3. Besaran NPPN Mulai dari 35 Hingga 40 Persen

Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) untuk bisa mendapatkan besaran pajak bagi para freelancer umumnya berada di kisaran 35 hingga 40 persen. NPPN sebanyak 40 persen, khusus berlaku di 10 ibukota provinsi besar, yakni Jakarta, Bandung, Palembang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Manado, dan Pontianak. Daerah lain menerapkan NPPN sebanyak 30 persen.

4. Pelaporan Pajak secara Mandiri

Tak seperti karyawan tetap atau pun ASN yang pajaknya penghasilannya langsung dipotong, pajak bagi pekerja lepas harus dilaporkan secara mandiri. Anda bisa memanfaatkan pelaporan SPT online, untuk membuat kegiatan lapor pajak jadi lebih mudah.

Pajak pekerja lepas wajib dibayarkan oleh setiap pekerja lepas yang penghasilannya lebih dari 450 ribu per bulannya. Pembayaran pajak penghasilan tersebut bisa dilakukan oleh para pekerja lepas lakukan secara mandiri di bank khusus yang telah ditunjuk oleh KKP.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *