10 Pantangan Ini Wajib Anda Ingat Saat Mendaki Gunung

  • Whatsapp

Mendaki gunung jadi pekerjaan yang mulai disukai beberapa orang, khususnya anak muda. Faktanya bermacam, dari mulai ingin lihat panorama dari atas gunung, melawan diri untuk sampai ke pucuk, atau jemu dengan berlibur yang biasa.

Read More

Sama seperti dengan waktu kita bertamu atau berkunjung ke satu tempat, tentu ada adab-adab serta pantangan-pantangan yang perlu ditaati. Begitu halnya mendaki gunung, jadi satu orang pendaki, ada beberapa hal yang tidak bisa kita kerjakan.

Serta kita harus taati pantangan itu, agar aman sepanjang mendaki, baik untuk diri kita atau orang lain. Berikut 10 pantangan yang perlu ditaati waktu mendaki gunung supaya tidak berlangsung hal yang tidak diharapkan.

1. Jangan meremehkan ajakan dari petugas, ditambah lagi lakukan pendakian ilegal

Waktu akan mendaki gunung, ada banyak himbauan yang akan dikatakan petugas. Diantaranya ialah sampai mana batas pendakian bisa dikerjakan. Sebab tidak semua gunung bisa didaki sampai pucuk, bisa saja gunung itu begitu aktif atau medannya sedang dalam keadaan tidak konstan untuk didaki.

Yakinkan daftarkan diri pada petugas sebelum mendaki, jangan pernah jadi pendaki ilegal. Ini untuk kebaikanmu sendiri.

2. Jangan memangkas jalan pendakian serta membuat jalan baru

Waktu mendaki, ikuti jalan yang sudah ada. Ini menahan berlangsungnya beberapa hal jelek yang mungkin berlangsung, seperti tersesat atau melalui jalan yang beresiko. Jangan sesekali memangkas atau membuat jalan sendiri, ditambah lagi karena hanya ingin coba-coba, sampai bertambah cepat, dan lain-lain.

3. Jangan memaksa tekad cuma untuk kenikmatan pribadi

Mendaki tentu dikerjakan dengan berkelompok. Nah, yang perlu kita sadari ialah keselamatan barisan itu lebih penting dibanding kemauan pribadi untuk sampai ke pucuk. Mendaki ialah pekerjaan yang terkait langsung dengan alam.

Kondisi alam yang tidak menentu terkadang jadi kendala waktu mendaki. Kita harus tahu kapan untuk berhenti atau serta kembali turun tanpa ada sampai pucuk. Jangan pernah memaksa tekad ingin sampai pucuk tanpa ada pikirkan keselamatan diri serta orang lain.

4. Jangan melakukan perbuatan iseng dengan mengubah atau mengakibatkan kerusakan pertanda jalan pendakian

Waktu ada di gunung, jauhi lakukan beberapa hal bodoh serta tidak berguna, ditambah lagi sampai membahayakan orang lain. Iseng bisa, tetapi jangan pernah mencelakai orang lain. Contohnya seperti mengubah pertanda jalan pendakian yang bisa menyebabkan fatal buat pendaki lain karena berjalan mengarah yang salah. Jika kita lihat pendaki lain yang mengakibatkan kerusakan atau mengubah sinyal pendakian, semestinya kita memperingatkannya

5. Jangan bertindak vandalisme

Ada banyak pendaki yang bertindak membuat malu ini. Tindakan vandal ialah tuliskan nama, komune atau negara tersendiri pada apa yang berada di gunung. Walau kelihatan remeh, tetapi dapat mengakibatkan kerusakan panorama serta membuat gunung kelihatan kotor. Bukan hanya itu, keselamatanmu dapat terancam bila lakukan beberapa hal tidak terpuji seperti vandalisme.

6. Jangan ambil apa pun di gunung, baik itu tumbuhan, hewan, dan lain-lain

Waktu di gunung, kamu tidak bisa ambil apa pun, terkecuali photo. Beberapa hal menarik yang bisa kamu temui disana, seperti bunga edelweis atau hewan-hewan imut yang tidak dapat didapati daratan biasa. Ambil bunga edelweis ialah aksi ilegal serta tidak bertanggungjawab.

Pertimbangan satu orang ialah “cuma” ambil bunga edelweis tidak menyebabkan jelek buat orang lain. Tetapi bila beribu-ribu orang mempunyai pertimbangan yang sama, karena itu kemungkinan besar anak cucu kita kelak cuma dapat lihat bunga edelweis dari fotonya saja.

Ambil serta punya niat pelihara hewan imut yang kita jumpai pun tidak dibetulkan. Ditambah lagi membunuh serta memburunya, sampai berefek pada ekosistem yang ada.

7. Jangan membangun tenda di dekat sumber air

Waktu membangun tenda, pasti harus cari tempat yang datar serta lega. Tetapi, tidak semua tempat yang lega serta datar bisa jadikan untuk membuat tenda. Jauhi membangun tenda di dekat sumber mata air seperti sungai, danau, serta air terjun.

Tidak hanya untuk menghindarkan banjir banjir hadir mendadak, hal ini menahan kita dari hewan buas yang cari minum waktu malam hari. Tidak ingin, kan waktu terlelap mendadak dikejutkan dengan panggilan hewan buas yang menakutkan?

8. Jangan buang sampah asal-asalan

Sampai sekarang, masih ada-ada saja pendaki yang melanggar pantangan serta masih buang sampah asal-asalan. Mereka malas bawa sampah yang mereka hasilkan serta meninggalkannya demikian saja. Walau sebenarnya tidak hanya membuat panorama jadi rusak, hal ini menyebabkan gunung jadi tercemar.

Bawa kantong untuk menumpuk sampah sepanjang pendakian, lalu buanglah dalam tempat sampah yang umumnya disiapkan faksi basecamp. Jangan meninggalkan apa pun terkecuali jejak serta masa lalu sepanjang di gunung.

9. Jauhi menyalakan api unggun bila tidak dibutuhkan

Menyalakan api unggun semestinya dikerjakan bila betul-betul diperlukan. Nyalakan api unggun waktu betul-betul kedinginan serta untuk menyingkirkan intimidasi hewan buas. Bila cuma ingin menghangatkan air atau memasak, kamu memakai kompor gunung atau parafin. Ini untuk meminimalkan berlangsungnya kebakaran rimba, yang umumnya dikarenakan oleh terdapatnya tersisa api unggun yang dibiarkan, tetapi belum betul-betul padam.

10. Jangan pernah terpisah dari rombongan atau tinggalkan rekan jauh di belakang

Waktu mendaki, yakinkan tidak untuk terpisah dari rombongan atau tinggalkan rekan satu rombongan dengan jarak yang cukup jauh. Sebab tiap orang mempunyai stamina yang berlainan. Hingga lebih baik bila orang dengan stamina paling lemah diposisikan ditengah-tengah barisan, supaya tidak ketinggalan.

Beberapa kematian serta laporan orang hilang di gunung dikarenakan oleh terpisah serta ketinggalan dari kelompoknya. Oleh karenanya, kepaduan serta sama-sama jaga ialah hal yang perlu dijaga sepanjang mendaki.

Itu 10 pantangan yang perlu ditaati sepanjang ada di gunung. Ditaati ya, jadilah pendaki yang pintar serta membesarkan hati.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *